FSTUnikama – Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar pelatihan vokasi bertajuk Workshop “Pengembangan Modul Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa” di SMK Ali Utsman, Gondanglegi, Kabupaten Malang, minggu kemarin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dan keterampilan siswa SMK dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).
Workshop ini dipandu langsung oleh tim dosen Prodi Teknik Informatika Unikama, di antaranya Moh. Ahsan, S.Kom., M.T., dan Alexius Endy Budianto, S.Kom., MM. Keduanya memaparkan materi komprehensif yang memadukan pemahaman konseptual AI hingga implementasi praktis dalam pembuatan modul ajar interaktif.
Dalam paparannya, Moh. Ahsan menyoroti pentingnya literasi dan pemanfaatan AI sejak bangku sekolah kejuruan. “AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan kebutuhan hari ini. Melalui modul berbasis AI, para siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi mampu memanfaatkan alat bantu AI guna mengasah problem solving, efisiensi kerja, dan adaptabilitas di lingkungan profesional,” jelasnya.
Guru masa depan bukan guru yang harus menguasai teknologi seorang diri, melainkan guru yang mampu berkolaborasi dengan teknologi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna. Selain itu, guru tidak harus menjadi seorang ahli teknologi untuk memanfaatkan AI. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami kebutuhan pembelajaran dan mengarahkan teknologi agar menghasilkan sesuatu yang relevan bagi peserta didik, tambahnya.
Sementara itu, Alexius, biasa dipanggil menjelaskan para peserta dalam sesi perancangan modul praktik. Siswa dan tenaga pendidik diajak menyusun panduan belajar berbasis studi kasus nyata yang relevan dengan tren industri teknologi saat ini, mulai dari otomatisasi dasar, pemanfaatan generative AI, hingga etika pemanfaatan teknologi.
Menariknya, pihak SMK Ali Utsman Gondanglegi menyambut positif inisiatif dan kolaborasi ini. Workshop semacam ini dinilai memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik sekaligus suntikan kompetensi aplikatif bagi siswa agar lebih percaya diri saat memasuki masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun transisi menuju dunia kerja.
Melalui agenda ini, Prodi Teknik Informatika FST Unikama menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan institusi pendidikan vokasi di wilayah Malang Raya, mendorong pemerataan literasi digital, serta mencetak talenta muda yang berdaya saing tinggi. Pesan tersebut menjadi salah satu gagasan utama dalam materi pembelajaran AI. Guru masa depan bukan guru yang harus menguasai teknologi seorang diri, melainkan guru yang mampu berkolaborasi dengan teknologi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna.




