FSTunikama – Suasana ceria terlihat pada pelaksanaan Yudisium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi penetapan kelulusan ini berlangsung khidmat dan lancar, menandai babak baru bagi puluhan lulusan terbaik fakultas pada Jumat pagi (13/2) kemarin.
Fakultas Sains dan Teknologi Unikama secara resmi mengukuhkan 39 mahasiswa sebagai lulusan dalam sidang yudisium kali ini. Mereka dinyatakan telah menyelesaikan seluruh rangkaian akademik dengan hasil memuaskan. Novita Rahma Sari, seorang mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Fisika, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih predikat lulusan terbaik berkat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,88.
Dekan FST Unikama, Dr. Hena Dian Ayu, M.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan salam perpisahan. Ia menegaskan bahwa momen yudisium bukanlah sekadar acara seremonial belaka.
“Hari ini bukan sekadar seremonial. Hari ini merupakan bukti nyata atas kerja keras dan perjuangan luar biasa anda semua,” ujar Dr. Hena di hadapan para lulusan yang tampak sangat bersemangat.
Dengan metafora yang kuat dan visioner, ia menyuntikkan semangat transformatif kepada para lulusan. “Semoga anda sekalian dapat terbang setinggi mungkin mengepakkan sayap teknologi inovatif, dan melesat menghujam bumi dengan tetap berpegang teguh pada kearifan local,” ujarnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keunggulan teknologi harus berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Mengakhiri sambutannya, Dekan FST mengajak seluruh civitas akademika meneriakkan jargon kebanggaan fakultas secara serempak, “FST: Futuristik, Smart, Transformatif.”
Sementara itu, Varizka Mega Christanti, perwakilan mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika menyuarakan pergulatan batin yang mewarnai selama masa studi bersama rekan – rekan seperjuangannya.
“Ini bukanlah perjalanan yang mudah bagi kita semua. Sehingga hari ini adalah bukti bahwa setiap proses, usaha, keringat, air mata yang telah kita curahkan benar-benar tidak sia-sia,” tutur Varizka dengan suara bergetar.
Ia pun menitipkan harapan besar bagi rekan-rekan seperjuangannya yang akan melangkah ke fase kehidupan selanjutnya. “Semoga perjuangan yang telah kita lakukan akan menjadi fondasi yang kokoh untuk mimpi-mimpi kita yang lebih besar di luar sana,” harapnya.
Tak hanya itu, Yudisium kali ini tidak hanya menjadi catatan akhir dari perjalanan panjang perkuliahan, melainkan satu lompatan besar bagi 39 lulusan FST Unikama untuk mengukir kontribusi nyata di tengah masyarakat, dengan segudang ilmu dan karakter yang telah ditempa selama masa studi mereka.




