Senat Mahasiswa FST Unikama Peduli Korban Gempa dan Santuni Anak Yatim

Unikama – Senat mahasiswa Fakultas Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (SMF Unikama) melakukan kegiatan sosial untuk membantu korban Gempa yang menimpa Kota Malang beberapa bulan lalu. Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SMF-ST) Agnes Putri Ayu Wanlin menuturkan bahwa SMF-ST memang mengadakan program peduli korban gempa dan anak yatim piatu beberapa waktu lalu.

“Kami melakukan open donasi yang terbuka untuk umum mulai tanggal 11 April – 03 Mei 2021, jadi siapa saja yang ingin berdonasi dipersilahkan. Donasi yang terkumpul lumayan banyak, baik dari mahasiswa, Dosen dan juga masyarakat umum. Setelah itu kami bagi menjadi dua bagian untuk korban gempa dan santunan anak yatim,” ujar Agnes.

Senat mahasiswa FST menyalurkan bantuan untuk Korban Gempa ke posko-posko di Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, 4 Mei 2021. Bantuan tersebut berupa paket sembako, diantaranya berupa Beras, Mie, Minyak, dan barang lainnya.

“Kalau tanggal 6 Mei 2021, kami bekerjasama dengan komunitas Genggaman anak Yatim dan Dhuafa (GYD) untuk mengadakan santunan yang bertempat di SMK  Muhammadiyah 5 Kepanjen. Jadi, jumlah donasi yang diperoleh kami gabung dengan donasi yang diperoleh komunitas,” paparnya.

Senat mahasiswa FST dan GYD ini juga mengundang Wakil Walikota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko untuk memberikan santunan secara langsung kepada anak yatim.

“Anak yatim yang disantuni tinggal di daerah kepanjen, kurang lebih 30 anak yatim yang diberikan santunan,” terangnya.

Ia berharap, semoga seluruh pengurus dan anggota SMF-ST bisa memahami dan peduli terhadap sesama yang kurang beruntung dalam hidupnya. Karena mahasiswa merupakan agen pembawa perubahan yang dituntut untuk bisa memahami apa yang terjadi dilingkungan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan oleh muda-mudi ini sangat positif sekali.

“Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, tidak hanya saat Ramadhan saja, melainkan di waktu yang lain. Selain itu, semoga kedepannya selalu amanah, apapun yang dipercayakan masyarakat bisa tersampaikan kepada mereka yang berhak,” tuturnya.

WhatsApp chat